4 Pelajaran Dari Pertandingan Barcelona Vs Juventus

 Juventus tampil superior ketika meladeni perlawanan Barcelona dalam duel leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Tim asuhan Massimiliano Allegri menang telak dengan skor 3-0 ketika menjamu raksasa La Liga tersebut.

Paulo Dybala menjadi bintang dengan mencetak dua gol dan satu gol tambahan tuan rumah dilesakkan Gioginio Chiellini. Kemenangan tersebut membuat Juventus sudah menginjakkan satu kakinya di partai semifinal.

Dari pertandingan tersebut tentu saja bisa kita ambil beberapa poin berharga. Berikut adalah empat pelajaran yang bisa dipetik dari pertandingan seru di Juventus Stadium

  1. Dybala Bisa Jadi Penerus Messi

Paulo Dybala sudah sering dibandingkan dengan Lionel Messi dalam karirnya sejauh ini dan perbandingan tersebut dirasa masih terlalu dini. Di sini, Dybala sudah menunjukkan mengapa dia bisa menjadi pengganti Messi di masa depan. Mantan pemain Palermo itu mencetak dua gol yang luar biasa ke gawang Barcelona, dan Dybala pantas menjadi bintang dalam pertandingan tersebut ketimbang Messi.

  1. Buffon Masih Sangat Luar Biasa

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Gianluigi Buffon merupakan salah satu kiper terbaik di dunia. Pernyataan tersebut bisa dibuktikan lewat setiap penyelamatan luar biasa yang dilakukannya. Buffon sempat menggagalkan peluang emas dari Andres Iniesta ketika skor masih 1-0. Hal itu bisa dibilang sebagai aksi yang cukup krusial agar Barcelona tidak mendapat momentum untuk bangkit dan gol kedua Juventus lahir tak lama setelah itu. Buffon menepis tembakan Iniesta dengan tangan kirinya dan hal itu membuktikan refleks kiper timnas Italia itu masih tetap terjaga meski usianya sudah menginjak 39 tahun.

  1. Pertahanan Barcelona Sangat Rapuh

Salah satu permasalahan yang dihadapi Luis Enrique pada musim ini adalah rapuhnya lini belakang timnya. Hal itu sekali lagi terlihat dalam pertandingan melawan Juventus.
Sebelum bertandang ke Turin, gawang Barcelona sempat dibobol dua gol oleh Malaga. Enrique diharapkan bisa membenahi masalah itu secepatnya tapi justru kelemahan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Juventus.

  1. Neymar Gagal Bangkit

Neymar mendapat kartu merah dalam pertandingan melawan Malaga. Keadaan bertambah buruk setelah ia kedapatan bertepuk tangan ke arah ofisial keempat sehingga mendapat sanksi tiga laga yang membuatnya absen di laga El Clasico. Pertandingan melawan Juventus seharusnya bisa jadi ajang penebusan dosa buat Neymar. Namun, bintang Brasil itu justru gagal melakukannya. Meski terlihat jauh lebih sering mendapat bola ketimbang Lionel Messi atau Luis Suarez, Neymar gagal melepas satu tembakan tepat sasaran dan sering kalah berduel dengan Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci.