4 Pemain Yang Salah Masuk Tim Pada Musim Panas 2016

 Sepakbola bisa memberikan uang dan ketenaran tapi di sisi lain juga menghadirkan beragam kesulitan. Namun, pemain juga dihadapkan dengan beberapa pilihan yang sulit dalam karirnya.

Salah satu keputusan paling penting dalam kehidupan setiap pemain sepakbola adalah ketika memutuskan mencari klub baru. Banyak pemain sudah membuktikan bahwa mereka bisa meraih kesuksesan yang lebih baik dengan pindah klub.

Namun, tidak semua pemain bernasib baik setelah memutuskan bergabung dengan tim barunya. Berikut ini empat pemain yang mungkin telah memilih klub yang salah pada musim panas 2016

  1. Lucas Perez

Kurang dari setahun setelah pindah ke Emirates Stadium pada bulan Agustus, Perez sedang diambang pintu keluar klub. Striker asal Spanyol tersebut gagal membuat dampak di klub barunya dan merasa frustrasi karena sering berada di bangku cadangan.
Sempat diganggu oleh cedera, Perez kesulitan mendapatkan kesempatan bermain reguler dan sekarang menjadi striker pilihan kelima di klub setelah Alexis Sanchez, Olivier Giroud, Theo Walcott dan Danny Welbeck.

  1. Gabriel Barbosa

Gabriel sepertinya terlalu cepat pindah ke Eropa karena ia kesulitan mendapatkan menit bermain di Giuseppe Meazza. Gabriel yang sebelumnya menjadi andalan utama Santos sekarang cuma diberi kesempatan tampil delapan laga dan tidak pernah menjadi starter.
Sebagai pemain muda berbakat, Gabriel butuh kesempatan bermain reguler agar bisa semakin berkembang. Namun, ia tidak bisa mendapatkan itu di Inter dan berpotensi meninggalkan klub pada musim panas nanti.

  1. Michy Batshuayi

Meski diminati beberapa klub lainnya, Batshuayi sangat percaya diri ketika memutuskan hijrah ke Stamford Bridge pada musim panas kemarin. Namun, Batshuayi justru kesulitan mendapatkan kesempatan bermain karena Eden Hazard dan Diego Costa sudah menemukan permainan terbaiknya. Batshuayi tidak pernah menjadi starter dalam 17 penampilannya di Premier League dan cuma sering dimainkan dalam ajang piala. Menjalani periode yang sulit bersama Chelsea tentu bisa mempengaruhi nasib pemain berusia 23 tahun itu di timnas Belgia.

  1. Renato Sanchez

Setelah menaklukkan Portugal bersama Benfica, Renato Sanches digadang-gadang bakal menjadi bintang besar selanjutnya. Bayern Munchen kemudian berhasil memenangkan perburuan mendapatkan tanda tangannya dan setelah itu Sanches membantu Pourtugal menjuarai Euro 2016. Meskipun begitu, musim ini sepertinya tidak berjalan sesuai rencana untuk Sanches. Gelandang berusia 19 tahun itu hanya menjadi starter delapan kali selama di Jerman dan mayoritas dimainkan sebagai pemain pengganti. Dengan nilai transfer sebesar 35 juta euro, Sanches tentu saja diharapkan bisa menunjukkan performa yang menjanjikan bersama Bayern. Namun, sampai sejauh ini ia belum bisa menunjukkan hal tersebut.