Inilah Alasan Barcelona Bisa Kalah Oleh Deportivo

Empat hari setelah melakukan comeback bersejarah di Liga Champions melawan PSG, Barcelona justru tak berdaya ketika beraksi di pentas La Liga. Tim asuhan Luis Enrique kalah dengan skor 1-2 dari Deportivo La Coruna di Riazor.

Hasil ini tentu saja sangat mengejutkan dan di luar dugaan banyak pihak. Kekalahan tersebut juga membuat Barcelona tergusur dari puncak klasemen mengingat sang rival Real Madrid berhasil menang 2-1 atas tamunya Real Betis.

Lantas faktor apa yang membuat Lionel Messi dkk harus menyerah saat berkunjung ke markas Deportivo?

Euforia Liga Champions Tim asuhan Luis Enrique jelas terlena setelah melakukan comeback luar biasa di Liga Champions pada tengah pekan kemarin dan pertandingan melawan Deportivo adalah buktinya.

Kemenangan atas PSG seharusnya bisa meningkatkan kepercayaan diri para pemain dan juga klub. Namun, hal itu nampaknya justru memberikan dampak yang sebaliknya.

Enrique sendiri mengakui bahwa timnya memang termakan euforia kemenangan atas PSG. “Sebenarnya para pemain saya tidak kesulitan untuk beristirahat. Hanya yang mengalami saja yang akan tahu rasanya yang kami rasakan selama sepekan ini. Tapi kami juga tahu bahwa semua yang terjadi pekan ini akan ada harganya,” terang Enrique kepada AS.

Turan Bukan Pengganti Neymar Neymar harus absen dalam pertandingan melawan Deportivo karena masalah cedera kaki. Luis Enrique kemudian menurunkan Arda Turan di posisi penyerang sayap tapi pemain Turki itu kesulitan memberikan kontribusi selama pertandingan.

Turan lantas ditarik keluar dan digantikan oleh legenda klub Andres Iniesta di menit ke-58 tapi minimnya pilihan di sektor penyerang menunjukkan mengapa tim asuhan Enrique tidak punya kedalaman skuat yang bagus.

Di sisi lain, absennya Samuel Umtiti juga memberikan dampak yang cukup besar buat Barcelona. Lini belakang klub Catalan terlihat solid ketika pemain Prancis itu tampil.

Faktor Alex Bergantinos Depor memastikan kemenangan atas Barcelona lewat gol yang cetak oleh Alex Bergantinos. Gol tersebut merupakan gol keempatnya dalam 112 pertandingan di La Liga dan sampai sejauh ini Bergantinos sudah menyarangkan tiga gol ke gawang Barcelona!

Gelandang berusia 31 tahun itu melompat tinggi dan mengalahkan Jordi Alba di udara sebelum mencetak gol kemenangan pada menit ke-74 dengan tandukan.

Namun, kegagalan Barcelona mengantisipasi tendangan sudut juga patut untuk dipertanyakan mengingat Bergantinos bisa dengan mudah mengoyak gawang Marc-Andre Ter Stegen